MEDAN – Wajah-wajah penuh senyum dan rona bahagia terpancar dari Aula BPSDM Sumatera Utara, Jalan Ngalengko, Medan, Sabtu (11/4/2026).
Ada suasana yang berbeda dari biasanya. Ratusan warga yang tergabung dalam Keluarga Besar IKLAB Raya tumpah ruah merayakan momen spesial, yakni melepas keberangkatan saudara-saudara mereka menuju Tanah Suci melalui prosesi adat Tepung Tawar.
Ketua IKLAB Raya, Drs H Rivai Nasution MM, mengaku sangat bersyukur melihat kekompakan warga perantauan asal Labuhanbatu, Labura, dan Labusel. Baginya, acara rutin tahunan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan wujud cinta kasih antarwarga di perantauan.
“Senang sekali melihat semuanya berkumpul. Ini cara kami memberikan semangat dan doa terbaik supaya jamaah kita sehat-sehat, selamat sampai tujuan, dan lancar ibadahnya di sana,” ujar Rivai dengan nada antusias.
Suasana semakin hangat saat musik religi mengalun mengiringi prosesi Tepung Tawar. Ketua Panitia, Dr Aripay Tambunan, menyebutkan bahwa tradisi ini adalah bekal doa yang tulus bagi para jamaah calon haji 1447 Hijriah.
Ia ingin para jamaah berangkat dengan perasaan gembira karena mendapat dukungan penuh dari “saudara sekampung” yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.
Kemeriahan acara ini pun terasa lengkap dengan kehadiran tamu-tamu istimewa seperti perwakilan Pj Gubernur Sumut Dr Achmad Fadli dan Wakil Bupati Labura Dr H Samsul Tanjung. Tak ketinggalan, para anggota DPRD Sumut seperti Edi Romansyah dan Dedi Iskandar, serta tokoh-tokoh senior IKLAB seperti Prof Zainuddin dan Dr Iwan Nasution turut hadir menambah keceriaan suasana.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang ini pun ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang penuh tawa, mempererat kembali ikatan kekeluargaan masyarakat Labuhanbatu Raya di tanah rantau.






