Tinggalkan Pola Lama! Syafii Efendi dan Wabup Tapsel Ajak Ratusan Guru Naik Level Jadi Teacher-Preneur

  • Whatsapp
Tinggalkan Pola Lama! Syafii Efendi dan Wabup Tapsel Ajak Ratusan Guru Naik Level Jadi Teacher-Preneur

TAPANULI SELATAN – Era pendidikan statis telah usai. Kini, para guru dituntut untuk tidak hanya sekadar berdiri di depan kelas, melainkan bertransformasi menjadi pendidik yang memiliki mentalitas pengusaha atau Teacher-Preneur.

Semangat perubahan ini membuncah dalam Seminar Nasional bertajuk “How to be a Great Teacher” yang digelar oleh Teacher Preneur Nusantara di Aula Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Rabu (08/04/2026).

Bacaan Lainnya

Acara yang dihadiri ratusan tenaga pendidik ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbudin Ritonga. Dalam sambutannya, Wabup menegaskan pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan zaman demi mencetak generasi emas dari bumi Tapanuli Selatan.

Hadir sebagai pembicara kunci, Mr. Syafii Efendi, MM, yang merupakan International Coach sekaligus Presiden OIC Youth Indonesia, langsung menyentak kesadaran peserta. Ia mengajak para guru untuk berani meninggalkan pola-pola lama dalam mengajar yang cenderung monoton.

“Kualitas guru seharusnya bisa jauh lebih baik. Hari ini saya hadir untuk memberikan strategi konkret bagaimana menjadi guru yang hebat dengan modal public speaking yang persuasif dan mentalitas yang kuat,” ujar Syafii dengan gaya bicaranya yang energetik.

Hal yang menarik dalam seminar ini adalah keberanian Syafii Efendi menyisipkan materi yang jarang menyentuh ranah akademik formal: Bisnis dan Keuangan. Menurutnya, seorang Great Teacher juga harus mandiri secara finansial agar bisa fokus memberikan pengabdian terbaik tanpa terbebani masalah ekonomi.

Konsep Teacher-Preneur inilah yang coba ditanamkan, di mana guru memiliki kemandirian, kreativitas, dan kemampuan komunikasi layaknya seorang profesional kelas dunia.

“Jika materi ini benar-benar diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, percayalah bahwa Kita Bisa. Ini adalah soal kemauan untuk menaikkan level diri,” tegas motivator muda tersebut.

Pantauan di lokasi, ratusan guru yang hadir tidak bergeming dari tempat duduknya. Mereka tampak antusias menyerap setiap kiat dan strategi yang dibagikan. Suasana tanya jawab pun berlangsung cair, menandakan adanya rasa haus akan perubahan di kalangan pendidik Tapsel.

Melalui momentum ini, diharapkan para guru di Tapanuli Selatan tidak lagi hanya menjadi penyampai materi kurikulum, tetapi menjadi mentor yang menginspirasi dan mandiri, membawa perubahan nyata bagi siswa-siswinya di sekolah.

BACA JUGA  Bazar Ramadan Diikuti 100 Pelaku UMKM, Bukti Pertumbuhan Ekonomi Kian Menggeliat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *