Sumut | NawawiNews.com
Mencirim, Binjai Timur — Jeritan minta tolong seorang driver Grab membuyarkan suasana pagi di Jalan Bangau, Binjai Timur. Lehernya terjerat kabel charger, tangannya terikat, dan nyawanya nyaris melayang di tangan dua pria bersaudara.
Aksi perampokan sadis menimpa driver Grab, Dedi Ananda Surya (28), di Jalan Bangau, Lingkungan IX, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (9/8/2025) pagi.
2 (dua) pelaku bersaudara, Junanta Sembiring dan Juniwan Sembiring, mencoba menghabisi korban dengan menjerat lehernya menggunakan kabel charger handphone.
Kapolsek Binjai Timur menjelaskan, kejadian bermula Sekira pukul 06.15 WIB saat kedua pelaku memesan layanan Grab dari diskotik Marcopolo menuju Diski, Kecamatan Sunggal.
Dalam perjalanan, mereka menghubungi Putra Surbakti (abang ipar salah satu pelaku) untuk meminta uang tebusan guna menebus sepeda motor yang digadaikan. Karena uang tidak tersedia, arah perjalanan diubah menuju Tanah Merah.
Saat melintas di Jalan Bangau, para pelaku melancarkan aksinya. Korban dijerat dari belakang dan tangannya diikat, lalu kemudi mobil diambil alih oleh Junanta.
Namun, korban yang panik terus meronta dan berteriak, membuat mobil oleng dan terperosok ke parit.
Teriakan korban memancing perhatian warga sekitar. Massa langsung mengamankan Junanta Sembiring, sementara Juniwan Sembiring berhasil kabur.
Personel Polsek Binjai Timur yang mendapat laporan segera tiba di lokasi, mengevakuasi korban, dan membawa pelaku ke kantor polisi.
Akibat diamuk massa, Junanta mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Djoelham Binjai untuk mendapatkan perawatan medis.
Sekira pukul 12.10 WIB, korban resmi membuat laporan polisi. Hingga berita ini diturunkan, Juniwan Sembiring masih buron dan dalam pengejaran aparat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus kejahatan serupa dan segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku.
(Red)







