SMPN 1 Beringin Gelar Aksi “Seribu Surat” Tolak Iklan Rokok di Media

  • Whatsapp

SUMATERA UTARA | | NAWAWINews.Com

Beringin, Deli Serdang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi muda, SMPN 1 Beringin, Kabupaten Deli Serdang, menggelar aksi “Seribu Surat untuk Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia”, Rabu (26/2/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini bertujuan menyuarakan penolakan terhadap iklan rokok di televisi, radio, dan internet, yang dinilai semakin masif dan berdampak buruk bagi anak-anak serta remaja.

Aksi ini merupakan inisiatif Raya Indonesia (Rumah Kajian dan Advokasi Kerakyatan) bekerja sama dengan komunitas Perkumpulan Pusat Advokasi Kepedulian Terhadap Perempuan dan Anak Indonesia (PAKTA Indonesia). Seluruh siswa kelas IX, dari IX-1 hingga IX-7, turut serta dalam gerakan ini dengan menuliskan surat kepada Menteri Komunikasi dan Digital.

Desakan untuk Larangan Iklan Rokok

Sekretaris Jenderal PAKTA Indonesia, Junaidi Malik, menegaskan bahwa pemilihan Kabupaten Deli Serdang sebagai lokasi kegiatan ini bukan tanpa alasan.

Menurutnya, daerah ini memiliki jumlah anak dan remaja yang besar serta akses luas terhadap media digital, sehingga lebih rentan terhadap pengaruh iklan rokok.

“Kami melihat bahwa paparan iklan rokok terhadap anak-anak semakin masif, baik melalui televisi, radio, maupun internet. Dengan gerakan ini, kami ingin menegaskan bahwa anak-anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat tanpa pengaruh iklan rokok yang dapat mendorong mereka untuk merokok sejak dini,” jelas Junaidi.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti bahwa saat ini Komisi I DPR RI tengah membahas revisi Undang-Undang Penyiaran. Ia mendesak agar dalam revisi tersebut dimasukkan pasal khusus tentang larangan total iklan rokok di berbagai media.

“Momentum revisi UU Penyiaran ini harus dimanfaatkan untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok. Iklan rokok telah terbukti berkontribusi terhadap peningkatan jumlah perokok pemula. Oleh karena itu, kami meminta agar pemerintah dan DPR memasukkan larangan total terhadap iklan rokok dalam UU Penyiaran yang baru,” tegasnya.

Suara Pelajar untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Gerakan ini juga mendapat respons positif dari para siswa. Dea, salah satu siswi kelas IX, mengungkapkan harapannya dalam surat yang ditulisnya.

“Saya ingin teman-teman saya tumbuh dalam lingkungan yang sehat tanpa pengaruh rokok. Kami berharap pemerintah melindungi kami dari iklan yang menggoda anak muda untuk mencoba rokok,” tulisnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Beringin, Musimin, menilai aksi ini bukan sekadar gerakan simbolis, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter.

“Kegiatan ini memberikan pelajaran berharga bagi siswa tentang kepedulian sosial dan kesehatan. Kami berterima kasih kepada Raya Indonesia dan PAKTA Indonesia yang telah memberikan kesempatan luar biasa ini,” ujarnya.

Dorongan untuk Aksi Lebih Luas

Seluruh surat yang telah ditulis oleh para siswa akan dikirimkan secara kolektif kepada Menteri Komunikasi dan Digital.

Harapannya, suara generasi muda ini dapat menjadi pertimbangan dalam kebijakan penghapusan iklan rokok di berbagai media.

Dengan adanya gerakan seperti ini, diharapkan semakin banyak sekolah dan komunitas lain yang turut serta menyuarakan pentingnya perlindungan anak dan remaja dari dampak buruk rokok.

🔹HN

BACA JUGA  Pengelolaan Posyandu Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *