Wapres RI Gibran rakabuming raka : Sinergi Komunitas Keagamaan Kunci Jaga Persatuan Bangsa

  • Whatsapp
Amanat Wapres Gibran dalam  Mupel mumre GKBP : Sinergi Komunitas Keagamaan Kunci Jaga Persatuan Bangsa, Kamis (28/8/2025).

Sumut | NawawiNwws.com

Deli Serdang (29/8/2025) – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk komunitas keagamaan, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan tersebut disampaikan Wapres saat menghadiri Musyawarah Pelayanan (Mupel) Mamre Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Retreat Centre GBKP, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (28/8). Acara itu turut dihadiri Ny. Selvi Gibran Rakabuming Raka dan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan.

Bacaan Lainnya

Menurut Wapres, keterlibatan komunitas agama dalam program-program pemerintah merupakan kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 “Program dari Bapak Presiden tidak ada artinya kalau tidak bisa dinikmati warganya. Tidak ada artinya kalau tidak tepat sasarannya. Ini yang paling penting,” tegas Gibran.

Ia juga berharap hasil musyawarah Mamre GBKP dapat melahirkan gagasan strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus sejalan dengan visi-misi Presiden Prabowo Subianto.

“Saya mohon hasil musyawarah ini sinergi dengan program dan visi-misi Presiden. Mulai dari pendidikan, pangan, hingga lingkungan, semuanya bisa kita jalankan bersama,” tambahnya.

Mamre sebagai Pendidik Sukacita

Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt. Krismas Imanta Barus, menjelaskan, Mupel Mamre tahun ini mengangkat tema “Mamre Sang Pendidik Sukacita”.

Tema tersebut merefleksikan komitmen Kaum Bapa GBKP untuk menghadirkan sukacita melalui peran mendidik dalam keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Mupel Mamre kita dilakukan setiap lima tahun sekali. Ini adalah sarana evaluasi perjalanan pelayanan, serta perencanaan program ke depan agar Kaum Bapa bisa lebih baik dalam keluarga maupun masyarakat,” ujar Pdt. Krismas.

Ia menambahkan, peran Mamre tidak hanya berhenti pada lingkup pribadi, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi komunitas.

“Mamre berfokus sebagai imam di tengah keluarga—membimbing, mengayomi, dan menjaga agar keluarga tumbuh menjadi pribadi yang baik,” jelasnya.

Lima Ribu Peserta Hadiri Mupel

Mamre merupakan lembaga persekutuan Kaum Bapa di lingkungan GBKP.

Hingga kini, GBKP telah berkembang menjadi 856 runggun (Majelis Gereja) dengan lebih dari satu juta jemaat yang tersebar di 30 provinsi.

Mupel Mamre diselenggarakan setiap lima tahun dengan agenda utama mengevaluasi program, merumuskan rencana kerja lima tahun ke depan, serta memilih kepengurusan baru.

Tahun ini, kegiatan tersebut dihadiri sekitar lima ribu peserta dari seluruh Indonesia, termasuk pengurus Mamre, jemaat, dan masyarakat sekitar.

(Rd)

BACA JUGA  Peringati Hari Anak Nasional 2025, SDN 105323 Bakaran Batu Gelar Kegiatan Edukatif Bersama KADES Muslim Susanto 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *