Medan || NAWAWINEWS.ID – Aksi unjuk rasa digelar oleh ratusan massa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Perkebunan dan Kehutanan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC S.PPK.S SPMI) di depan Kantor Asian Agri Group atau Gedung Uniland, Jalan MT. Haryono Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Kamis (13/11/25) sekitar pukul 11.15 WIB.
Sekitar 200 orang massa hadir dalam aksi damai tersebut. Massa tiba dengan menggunakan satu unit mobil pick up sebagai kendaraan komando berpelat nomor BK 8683 EQ, didukung tujuh unit bus, sound system, serta berbagai spanduk dan bendera serikat pekerja.
Aksi ini dikoordinir oleh Nana WARDIN selaku penanggung jawab lapangan. Dalam orasinya, para perwakilan serikat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak perusahaan dan instansi terkait.
Tuntutan Massa PC S.PPK.S SPMI
Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa menyuarakan beberapa tuntutan penting, antara lain:
1. Memisahkan pekerjaan memanen buah dengan mengutip brondolan.
2. Menghentikan praktik pemanfaatan istri dan anak pekerja pemanen yang tidak terdaftar sebagai pekerja untuk meningkatkan produksi perusahaan.
3. Kenaikan upah premi sesuai perhitungan upah lembur.
4. Mengangkat pekerja bagian pupuk dan semprot menjadi pegawai PKWTT.
5. Menegaskan bahwa PKWTT tidak memiliki masa percobaan dan harus memperoleh hak yang setara dengan SKU.
6. Menerapkan struktur skala upah sesuai SK Gubernur mengenai penetapan upah minimum.
7. Mendesak pencopotan KUPT Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara.
Aksi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Aparat keamanan yang berada di lokasi memastikan kegiatan penyampaian pendapat umum tersebut berjalan aman tanpa gangguan berarti.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Asian Agri Group maupun instansi pemerintah terkait mengenai tuntutan yang disampaikan oleh serikat pekerja. (Taslim)







